Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Yoyo's Multiply Site

HomeSelamat DatangNov 30, 2005
Menanti Sang Revolusioner
Mujahidku, apa kabar?
Semoga saat ini engkau baik-baik saja
Penatku, penatmu semoga saat ini tetap dijalan-Nya
Semoga mendung ini kau nikmati juga
Supaya kau merasa sejuk setelah seharian bercampur debu
Mujahidku…
Aku rindu dalam rindu-rindu tentang takdir kita
Semoga saat ini Penghulu kita menjagamu,
Melindingimu dijalan yang terik atau lautan yang berdebur…
Atau…bahkan dimusim yang berbeda?
Aku tak pernah tahu
Namun, tahukah kau? Aku selalu yakin akan sekenario-Nya
Mujahidku….
Semoga saat ini Dia menjaga hatimu, mata, pendengaranmu.
Jiwamu, semuamu…(ehmm!) untukku…!
Pun aku, semoga Dia membantuku untuk menjaga kehormatanku, jiwaku…jasadku, semuaku…untukmu! Karena-Nya semata.
Mujahidku… tahukah kau?
Saat ini aku berdoa untuk keselamatanmu
Semoga saat ini engkau masih teguh dijalan yang Ia bentangkan untukmu
Mujahidku…
Saat penat-penat pikiran dan jasad begitu menggila
Saat kumparan-kumparan dakwah mengajak kita berputar bersamanya…
Sungguh, aku hanya berharap DIA ridha
atas apa yang aku dan engkau lakukan (meskipun kau entah dimana)
Mujahidku, entah kau dimana…
Aku tak hendak melukis jasadmu,
Aku tak hendak mereka-reka, menebak-nebak tentangmu!
Sebab mujahidku…Tahukah kau?
Aku mencintaimu sebelum mata ini memandang,
Sebelum telinga ini mendengar
Sebelum hal-hal fisik merusak semua ketulusan atas siapapun kau!
Dan aku… ingin menjaganya tetap begitu: SEDERHANA
Ah, Mujahidku… semoga kau lantunkan doa yang sama pada Pemilik kita
Sebab takdirku dan takdirmu ada digenggaman-Nya
Dan kita? Tak pernah tahu
Mujahidku…
Dalam sujud-sujud panjangku, aku merayu-Nya,
Menyelipkan doa semoga aku pantas mendampingimu
Entah…siapa kau, dimana saat ini adamu…namun…
Ada hormat, ada rindu, kepercayaan,
yang memberiku selaksa energi tulus
Mujahidku, sungguh aku hanya ingin menjaga diriku, jiwaku
Mempersiapkannya… menempanya
Agar jika suatu saat DIA berkehendak, dan membuat skenario tentang kita,
Aku telah siap mendampingimu
Dan kita akan tapaki jalan dakwah yang kita pilih dan kita cintai
Hingga hanya ALLAH MUARA AKHIR SEMUA CINTA .


Untuk seseorang yang dijanjikan Allah, di saat yang hanya Allah yang mengetahuinya.

puisi ini di ambil dari sebuah novel "Diary Pengantin
.
MusicMusicNov 14, 2006

Previous playlists:
Mar 29-Amru Diab
Nov 30-Arab
   View All
.
.
.
NoteGuestbook
   
.